Home » » TIPS AGAR PROGRAM BELAJAR SISWA DI RUMAH EFEKTIF

TIPS AGAR PROGRAM BELAJAR SISWA DI RUMAH EFEKTIF

MARI BELAJAR DIRUMAH
MARI BELAJAR DIRUMAH 
Saat ini hampir semua daerah menghentikan proses pembelajaran di sekolah . Peserta didik tidak perlu datang ke sekolah namun pindah tempat belajar mereka di rumah masing-masing( Belajar tidak mengenal tempat, waktu dan usia).
 Artinya peserta didik bukan libur hingga tidak belajar , tapi tetap belajar seperti biasa yang berbeda adalah tempatnya.

Selama ini siswa  belajar  di sekolah namun saat ini atau mungkin  beberapa minggu ke depan mereka belajar dirumah masing-masing.

Demikian juga guru bukan libur atau  tidak melaksanakan tugas pembelajaran tapi mereka tetap membelajarkan peserta didiknya yang dibatasi dengan jarak atau non tatap muka.

Artinya kebijakan yang diambil pemerintah tidak boleh dipahami libur sehingga guru tidak bekerja dan peserta didik berkesempatan untuk bermain atau jalan-jalan.

Harus dipahami bahwa   Pemerintah mengambil kebijakan ini agar penularan  virus covid -19 dapat dicegah dan dihentikan  sehingga keselamatan kita dapat terjaga.

Keputusan ini merupakan keputusan yang sangat mahal harganya karena menyangkut waktu dan pendidikan anak bangsa.

Agar belajar dirumah ini efektif , dan dapat melanjutkan kurikulum maka guru harus mendesain pembelajaran dengan baik dan tepat, tidak sekedar  menumpuk tugas peserta didik  hingga membuat peserta didik  stres ,  hingga tidak membuahkan hasil.

Untuk itu guru perlu menggunakan strategi/metode, perencanaan   yang  tepat sehingga belajar dirumah dapat mencapai tujuan.

Baca Juga:  Guru Wajib Tahu: Kebijakan Penyederhanaan RPP

Sebenarnya sudah banyak motode  pembelajaran jarak jauh atau non tatap muka yang dapat digunakan oleh guru seperti metode pembelajaran berbasis web, pembelajaran virtual, kelas digital , berbasis whatsapp, tutorial jarak jauh ,pembelajaran  berbasis proyek, sistem modul , bantuan lembar kerja dan lain-lain.

Namun demikian pembelajaran di atas dapat di lakukan apabila sebelumnya ada persiapan yang matang oleh guru maupun sekolah  atau kerja sama dengan pihak lain.

Tetapi saat ini kebijakan belajar dirumah tergolong mendadak jadi dapat dimaklumi tidak semua guru atau sekolah  maupun daerah yang dapat mempersiapkan hal tersebut untuk peserta didiknya.

Untuk mengatasi permasalahan ini , agar program  belajar dirumah efektif , menjadi bagian kelanjutan  materi kurikulum  serta memungkinkan untuk  dipantau  guru apakah proses belajar mencapai target atau belum , maka TIPS ini dapat digunakan guru untuk mendesain program belajar dirumah .

Tips-1: Tahap Persiapan minimal

Dalam tahap persiapan guru perlu memastikan peserta didiknya memiliki  nomor  WhatsApp(WA) atau email gunanya adalah sarana guru untuk mengirimkan materi atau tugas.

Jika peserta didik belum punya boleh bergabung dengan teman dekatnya atau milik keluarganya. Jika sudah ada “WA” selanjutnya buat group masing-masing kelas.

Tips-2: Koordinasi dengan Orang Tua

Kegiatan belajar dirumah harus diketahui orang tua, sehingga peserta didik bukan libur, bukan santai-santai atau anjang sana – anjang sini, tapi program sekolah tempat belajar yang berbeda.

Tips-3: Batasi dan Pertimbangkan Waktu

Guru perlu memperhitungkan jamnya per minggu, karena mata pelajaran banyak dan kelas yang dibelajarkan bisa lebih dari 1 kelas, maka guru harus memperhitungkan tugas atau materi yang dipelajari peserta didik dalam 1 minggu atau dua minggu ke depan.

Materi atau tugas yang diberikan tidak bisa sistem borong atau menumpuk  karena akan membuat peserta didik stress dan tidak bisa belajar.

Misalnya mata pelajaran bahasa Indonesia hari ini 2 jam(2 X 45 menit) untuk SMA, maka guru harus dapat mendesain   materi, tugas, penilaian selama 80 menit . Sedangkan waktu 10 menit diberikan kesempatan untuk mengirimkan tugasnya.

Tips-4: Tentukan Batasan KD yang Harus Dipelajari


Guru menentukan KD  yang harus dipelajari peserta didik, dan batasan-batasan materi yang harus dikuasai .

Perlu diketahui belajar dirumah lebih fokus meningkatkan literasi , jadi tidak semata-mata materi KD yang diberikan tapi konstektual kaitkan dengan situasi masa kini yang ada hubungannya dengan KD.

Misalnya saat ini kita sedang berjuang untuk mengatasi pandemi covid -19. Bagaimana pendapat/ide mereka tentang situasi ini ?

Tips-5: Tentukan Target Capaian 

Guru menentukan target atau tujuan yang harus dicapai peserta didik untuk mereka pelajari sesuai dengan jam mengajar guru hari itu misalnya pelajaran matematika biasanya dilaksanakan hari rabu maka berikan tugas untuk hari itu karena hari lain digunakan mengerjakan mata pelajaran lain pula.

Maka perlu disesuaikan jadwal disekolah, walaupun peserta didik tidak selalu mengerjakan tugasnya saat itu.  Selain itu beritahu peserta didik seperti apa  apa bentuk penilaian yang diberikan guru.

Tips-6: Buat Langkah Kerja  

Guru Menulis langkah-langkah melakukan tugas  atau  cara bagaimana mereka harus memahami materi tersebut.

Dalam hal ini guru harus menuntun peserta didik untuk mendapatkan sumber belajar misalnya  buku apa yang harus mereka baca,  bahan apa yang digunakan , jika harus membuka internet berikan alamatnya untuk dapat diakses.

Tips-7: Buat Panduan Tugas dengan Rinci

Tugas yang harus dikerjakan siswa harus dikemas oleh guru secara runtut sehingga peserta didik mengetahui Kompetensi, Materi, Sumber belajar yang mereka gunakan.

Selanjutnya materi atau tugas tersebut dikemas dalam lembaran ,  hand out, lembar kerja, modul sederhana untuk dikirimkan ke  peserta didik melalui WA atau email atau Blog jika ada. Lebih bagus kalau print outnya dapat diberikan.

Tips-8: Pantau dan Berikan Unpan Balik 

Lakukan pemantauan dengan cara peserta didik mengirimkan hasil kerjanya lewat group atau email. Hasil tersebut harus diperiksa guru, dinilai.

Kemudian berikan umpan balik dan refleksi ,  dapat berupa penyemangat atau dengan intisari pembelajaran, kata-kata motivasi atau capaian yang dapat membuat mereka lebih giat belajar. Cara memberikannya tentu saja lewat wa group.

Hasil pekerjaan peserta didik harus dinilai secara kontiniu untuk mengetahui perkembangan kompetensinya.

Tips-9: Buat Laporan 

Buat laporan bahwa pembelajaran non tatap muka, dimana peserta didik belajar dirumah terselenggara dengan baik.

Laporan ini di tujukan kepada kepala sekolah dan menjadi pertanggungjawaban guru bahwa mereka telah melaksanakan tugas  pembelajaran .

Baca Juga: Model RPP (Edisi Terbaru)

Demikianlah Tips yang dapat diterapkan guru sehingga pembelajaran jarak jauh atau non tatap muka  dan belajar dirumah dapat terselenggara dengan efektif. Semoga

0 komentar:

Post a Comment