Home » » Contoh RPP Tiga Komponen Inti

Contoh RPP Tiga Komponen Inti

Surat Edaran Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 14 Tahun 2019 tentang peyederhanaan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) yang semula terdiri 13 komponen (permendikbud Nomor 22 Tahun 2016) kini dibolehkan menjadi 3 komponen yang terdiri dari Tujuan Pembelajaran, Langkah-langkah Kegiatan dan Penilaian Pembelajaran (assessment).

Dalam penyusunan RPP guru melakukan dengan prinsip  efektif, efisien dan berorientasi kepada peserta didik.  Hal ini salah satu kebijakan pemerintah dalam hal merdeka belajar. Berikut ini copntoh-contoh RPP dengan tiga komponen.

Conto RPP  Matematika SMA/SMK

Sekolah : SMA/SMK
Kelas      : X
3. 1 Menganalisis barisan dan deret aritmetik
4. 1 Menyelesaikan masalah kontekstual yang berkaitan dengan barisan dan deret aritmatika

A. Tujuan Pembelajaran:

Setelah berdiskusi dan menggali informasi melalui model pembelajaran discovery learning peserta didik dapat:

1.Mengidentifikasi sifat/ciri dari barisan aritmetika
2.Menentukan rumus umum suku ke-n suatu barisan aritmetika
3.Memecahkan masalah kontekstual dengan menggunakan konsep barisan bilangan aritmetika
4.Mengemukakan ide terkait masalah barisan aritmetika
5.Menyusun langkah-langkah dalam menyelesaikan masalah konstekstual yang berkaitan dengan barisan aritmetika

B. Pendahuluan:

  1. Pembukaan dengan salam dan berdoa untuk memulai pembelajaran
  2. Memeriksa kehadiran peserta didik
  3. Menyampaikan informasi tentang kompetensi, ruang lingkup materi, tujuan, manfaat, dan langkah pembelajaran serta metode yang akan dilaksanakan
  4. Melakukan apersepsi tentang jenis-jenis pola bilangan (pola bilangan genap, ganjil, bilangan segitiga, segi empat, dsb) yang disajikan melalui infokus

C. Kegiatan Inti

Fase I Stimulation stimulasi/pemberian rangsangan)

  1. Peserta didik mengamati salah satu masalah kontekstual yang disajikan guru,seperti contoh berikut: Bayangkan anda seorang penumpang taksi. Anda harusmembayar biaya buka pintu Rp 15.000 dan argo Rp 5.000 /km. Berapa biayataksi yang harus anda bayar apabila telah menempuh jarak 5 km, 10 km dan 50 km?

Fase II Problem statement (identifikasi masalah)

  1. Peserta didik mengidentifikasi masalah dan strategi untuk menyelesaikan masalah tersebut dengan berbagai cara, seperti dengan mencacah
  2. Peserta didik mengemukakan ide secara lisan/tulisan dan disampaikan kepada yang lainnya

Fase III Data collection (pengumpulan data)

  1. Melalui LKS yang telah disiapkan, peserta didik dipandu untuk memformulasikan sebuah rumus umum dari barisan aritmetika agar lebih mudah dalam menemukan jawaban daripada melalui proses mencacah
  2. Peserta didik dapat berdiskusi dengan teman sebangku/kelompoknya menggali informasi dari berbagai literatur sesuai dengan seluruh permasalahan yang sedang dikaji dalam LKS.

Fase IV Data processing (pengolahan data)

  1. Peserta didik mendiskusikan, mengolah data yang ditemukan, menyusun langkah-langkah penyelesaian dan menuangkannya pada lembar jawaban dalam LKS.

Fase V Verification (pembuktian)

  1. Peserta didik melakukan verifikasi dan mengevaluasi penyelesaian masalahdengan menggunakan berbagai ide (dengan mensubstitusikan nilai variabel yang telah diketahui ke dalam rumus)
  2. Peserta didik mempresentasikan hasil diskusi kelompoknya dan yang lain menanggapi

Fase VI Generalization (menarik kesimpulan)

  1. Dengan bimbingan guru, peserta didik membuat kesimpulan berkaitan dengan materi barisan aritmetika dan mencatatnya dalam LKS/buku catatan.

D. Penutup:

  1. Guru memeriksa hasil pekerjaan seluruh kelompok, memberikan penilaian terhadap proses dan hasil yang telah dicapai peserta didik
  2. Melakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilakukan
  3. Memberikan tugas untuk memperdalam pemahaman materi dan menginformasikan materi yang akan dipelajari dipertemuan selanjutnya
  4. Mengakhiri pembelajaran dengan salam

1. Penilaian sikap

No
Hari/Tgl
Nama
Perikalu
Butir Sikap
Positi
/negatif
Tindak Lanjut















 2. Penilaian pengetahuan : tes tulis, lisan maupun penugasan (boleh dilampirkan)

3.Penilaian keterampilan (boleh dilampirkan)
- Tes kinerja
- Tes proyek
- Tes produk
- Tes fortofolio

Contoh RPP Tiga Komponen Untuk SMP 

Sekolah : SMP
Kelas      : VII
KD. 3.1: Memahami gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional*).
KD. 4.1 Mempraktikkan gerak spesifik dalam berbagai permainan bola besar sederhana dan atau tradisional bola besar sederhana dan atau tradisional

A. Tujuan Pembelajaran:

Melalui kegiatan pembelajaran menggunakan model discovery learning dengan pendekatan saintifik, peserta didik dapat memahami gerak spesifik dalam permainan bolavoli sederhana dan/atau tradisional, serta peserta didik dapat mempraktikkan gerak spesifik dalam permainan bolavoli sederhana dan atau tradisional dengan mengedepankan rasa ingin tahu, tanggung jawab, disiplin, dan kerjasama selama proses pembelajaran.

B. Pendahuluan:

  1. Mempersilahkan peserta didik untuk memberi salam dan berdo’a;
  2. Mengecek kehadiran;
  3. Mengkondisikan suasana belajar yang menyenangkan;
  4. Mendiskusikan kompetensi yang sudah dipelajari dan menyampaikan kompetensi yang akan dicapai dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan permainan bola besar sederhana dan/atau tradisional
  5. Menyampaikan garis besar cakupan materi permainan bola besar sederhana dan/atau tradisional;
  6. Menyampaikan metode pembelajaran dan teknik penilaian yang akan digunakan saat  embahas materi permainan bola besar sederhana dan/atau tradisional;
  7. Mengelompokkan peserta didik melalui permainan.

C. Kegiatan Inti:

  1. Pemberian  rangsangan  (Stimulation);  peserta  didik  mengamati secara rinci gerak gerak spesifik permainan bolavoli pada video teknik dasar permainan bolavoli.
  2. Pernyataan/Identifikasi masalah (Problem Statement); setiap peserta didik menyimpulkan hasil pengamatan secara rinci gerak gerak spesifik permainan bolavoli  dengan  mengerjakan  lembar  kerja  (LK)  untuk  menunjukkan, menjelaskan dan mensimulasikan gerak spesifik permainan bolavoli 
  3. Pengumpulan  data  (Data  Collection);  peserta  didik  berdiskusi  secara kelompok untuk saling melengkapi data dalam menunjukkan, menjelaskan dan mensimulasikan gerak spesifik permainan bolavoli.
  4. Pengolahan data (Data Processing); peserta didik mencoba mengikuti dan melatih  gerak  spesifik  permainan  bolavoli  sesuai  video  yang  sudah ditayangkan dan data yang telah diperoleh sebelumnya di dalam kelompok masing-masing.
  5. Pembuktian (Verification), Peserta didik  mengecek  kebenaran dengan melakukan gerak spesifik permainan bolavoli dihadapan kelompok lain dan saling memberikan masukan secara bergantian.
  6. Menarik simpulan / generalisasi (Generalization); peserta didik menyerahkan hasil diskusi kelompok berupa laporan (LK) serta melakukan gerak spesifik permainan bolavoli secara sederhana berkelompok dan didokumentasikan permainan bolavoli secara sederhana berkelompok dan didokumentasikan
BACA : DIMENSI PROSES KOGNITIF

D. Penutup:

  1. Peserta didik menyimpulkan kebermanfaatan pembelajaran tentang gerak spesifik permainan bolavoli yang telah dilakukan.
  2. Guru memberikan refleksi dari pembelajaran dan menginformasikan kepada peserta didik untuk mempelajari materi yang akan dibahas dipertemuan berikutnya;
  3. Mempersilahkan peserta didik untuk berdo’a dan memberi salam.

1. Penilaian sikap

No
Hari/Tgl
Nama
Perikalu
Butir Sikap
Positi
/negatif
Tindak Lanjut
















2. Penilaian pengetahuan: tes tulis, lisan maupun penugasan

3.Penilaian keterampilan :  tes kinerja

0 komentar:

Post a Comment