Home » » Aturan PPDB Tahun 2019 (Permendikbud 51 Tahun 2018)

Aturan PPDB Tahun 2019 (Permendikbud 51 Tahun 2018)

Tidak  lama lagi Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) akan dilaksanakan disemua tingkatan mulai dari TK, SD, SMP dan SMA/SMK.

Agar kegiatan tersebut dapat terselenggara dengan baik, aman dan lancar maka pemerintah telah menerbitkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 51 Tahun 2018 tentang Penerimaan Peserta Didik Baru tahun pelajaran  2019/2020.

Ada beberapa hal yang harus dipahami orang tua calon peserta didik dan sekolah penyelenggara tentang aturan tersebut sebagai berikut:

A. Prinsip PPDB 

Prinsip penerimaan peserta didik baru dilakukan secara objektif, transparan, akuntabel, nondiskriminatif, dan berkeadilan dengan menggunakan mekanisme dalam jaringan (daring).

Apabila tidak tersedia fasilitas jaringan, maka PPDB dilaksanakan melalui mekanisme luar jaringan (luring) pada daerah daerah tertentu.

B. Jalur PPDB

Pendaftaran PPDB tahun 2019/2020 dilaksanakan pada bulan Mei 2019 melalui tiga jalur yaitu Jalur Zonasi, Jalur Prestasi dan Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali. Pemerintah Daerah dilarang membuka jalur pendaftaran penerimaan peserta didik baru selain yang diatur dalam Peraturan Menteri Nomor 51 Tahun 2018 tersebut.

1. Jalur Zonasi

Zonasi dilakukan oleh Pemda pada setiap jenjang dengan memperhatikan jumlah ketersediaan daya tampung yang disesuaikan jumlah anak usia sekolah. Semua wilayah administrasi masuk dalam zonasi.

Dalam menentukan Zonasi tersebut pemerintah daerah melibatkan Forum musyawarah atau kelompok kerja kepala Sekolah. Sedangkan daerah perbatasan provinsi atau kabupaten/kota, penetapan zonasi dapat dilakukan berdasarkan kesepakatan secara tertulis.

a. Jalur zonasi menerima  paling sedikit 90% (sembilan puluh persen) dari daya tampung Sekolah.

b. Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah wajib menerima calon peserta didik yang berdomisili sesuai zona yang ditetapkan Pemerintah Daerah.

c. Domisili calon peserta didik berdasarkan alamat pada kartu keluarga yang diterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sebelum pelaksanaan PPDB.

d. Bukti Zonasi adalah Kartu keluarga (KK) dan dapat diganti dengan surat keterangan domisili dari rukun tetangga atau rukun warga yang dilegalisir oleh lurah/kepala desa setempat yang menerangkan bahwa peserta didik yang bersangkutan telah berdomisili paling singkat 1 (satu) tahun sejak diterbitkannya surat keterangan domisili

e. Sekolah memprioritaskan peserta didik yang memiliki kartu keluarga atau surat keterangan domisili dalam satu wilayah kabupaten/kota yang sama dengan Sekolah asal.

2. Jalur Prestasi

Peserta didik yang masuk melalui jalur Prestasi merupakan peserta didik yang berdomisili di luar zonasi Sekolah yang bersangkutan

Jalur prestasi menerima paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah yang ditentukan berdasarkan :

a.Nilai ujian Sekolah berstandar nasional atau UN; dan/atau

b.Hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik maupun nonakademik pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.

3. Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali 

a.Jalur perpindahan tugas orang tua/wali ditujukan bagi calon peserta didik yang berdomisili di luar zonasi Sekolah yang bersangkutan

b.Perpindahan tugas dibuktikan dengan surat penugasan dari instansi, lembaga, kantor, atau perusahaan yang mempekerjakan.

c.Jalur perpindahan tugas orang tua/wali menerima paling banyak 5% (lima persen) dari daya tampung Sekolah.

Calon peserta didik hanya dapat memilih 1 (satu) jalur dari 3 (tiga) jalur  pendaftaran PPDB  satu zonasi. Apabila calon peserta didik ingin  melakukan pendaftaran PPDB diluar Zonasi dapat dilakukan melalui jalur prestasi.

Apabila jalur perpindahan tugas orang tua/wali tidak terpenuhi maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi atau jalur prestasi.

C. Ketentuan Pengumuman Pendaftaran PPDB

Pengumuman pendaftaran PPDB dilakukan secara terbuka dan paling sedikit memuat
pengumuman melalui papan pengumuman sekolah maupun media lainnya.

Pengumuman yang dimaksud menyangkut

1.Persyaratan pendaftaran PPDB

2.Tangal pendaftaran PPDB

3.Penjelasan Jalur pendaftaran yang terdiri dari jalur zonasi, jalur prestasi, atau jalur perpindahan orangtua/wali;

4. Jumlah daya tampung yang tersedia pada kelas 1 sd, kelas 7 smp, dan kelas 10 sma/smk sesuai dengan data rombongan belajar dalam data pokok pendidikan (dapodik);

5.Tanggal penetapan pengumuman hasil proses seleksi PPDB.

D. Persyaratan Calon Peserta Didik Baru

Persyaratan umum untuk semua calon peserta didik harus memiliki akta kelahiran atau surat keterangan lahir yang dikeluarkan oleh pihak yang berwenang dan dilegalisir oleh lurah/kepala desa setempat sesuai dengan domisili calon peserta didik.

1. Persyaratan masuk  TK 

a. Berusia 4 (empat) tahun sampai dengan 5 (lima) tahun untuk kelompok a

b. Berusia 5 (lima) tahun sampai dengan 6 (enam) tahun untuk kelompok b.

2. Persyaratan Masuk kelas 1  SD

a.7 (tujuh) tahun

b.Paling rendah 6 (enam) tahun pada tanggal 1 juli tahun berjalan.

c.Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7 (tujuh) tahun.

d.Pengecualian syarat usia paling rendah 6 tahun yaitu paling rendah 5  tahun 6 bulan pada tanggal 1 Juli tahun berjalan bagi calon peserta didik yang memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa dan kesiapan psikis yang dibuktikan dengan rekomendasi tertulis dari psikolog profesional.

e.Jika psikolog profesiona tidak tersedia, rekomendasi dapat dilakukan oleh dewan guru Sekolah.

3. Persyaratan masuk kelas 7  SMP

a.Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan

b.Memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar SD atau bentuk lain yang sederajat

5. Persyaratan masuk kelas 10 (sepuluh) SMA atau SMK: 

a.Berusia paling tinggi 21 (dua puluh satu) tahun pada tanggal 1 Juli tahun berjalan;

b.Memiliki ijazah atau surat tanda tamat belajar SMP atau bentuk lain yang sederajat; dan

c.Memiliki SHUN SMP atau bentuk lain yang sederajat.

SMK dengan bidang keahlian, program keahlian, atau kompetensi keahlian tertentu dapat menetapkan tambahan persyaratan khusus dalam penerimaan peserta didik baru kelas 10 (sepuluh). dikecualikan bagi calon peserta didik yang berasal dari Sekolah di luar negeri.

E. Seleksi PPDB 

1. Seleksi masuk kelas I SD

a.Seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD hanya menggunakan jalur zonasi dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali.

b.Seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD mempertimbangkan kriteria dengan urutan prioritas sebagai berikut: usia calon peserta didik, jarak tempat tinggal terdekat ke Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah kabupaten/kota.

c.Sekolah wajib menerima peserta didik yang berusia 7 (tujuh) tahun dengan domisili dalam zonasi yang telah ditetapkan.

d.Jika usia calon peserta didik sebagaimana dimaksud pada ayat (1) sama, maka penentuan peserta didik didasarkan pada jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan Sekolah.

e.Dalam seleksi calon peserta didik baru kelas 1 (satu) SD tidak dilakukan tes membaca, menulis, dan berhitung.

2. Seleksi Masuk Kelas 7 SMP

a. Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP menggunakan jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali.

b. Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP yang menggunakan mekanisme daring dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan.

c. Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan sekolah sama,  maka yang diprioritaskan adalah peserta didik yang mendaftar lebih awal

e. Seleksi calon peserta didik baru kelas 7 (tujuh) SMP yang menggunakan mekanisme luring, dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan.

f. Untuk daya tampung terakhir dari sisa kuota jalur zonasi, jika terdapat calon peserta didik yang memiliki jarak tempat tinggal dengan Sekolah sama, maka dilakukan dengan memprioritaskan peserta didik yang memiliki nilai ujian Sekolah berstandar nasional lebih tinggi.

3. Seleksi Masuk Kelas 10 SMA

a .Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA menggunakan jalur zonasi, jalur prestasi, dan jalur perpindahan tugas orang tua/wali

b. Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA yang menggunakan mekanisme daring, dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal terdekat ke Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan.

c. Jika jarak tempat tinggal calon peserta didik dengan Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat sama, maka yang diprioritaskan adalah peserta didik yang mendaftar lebih awal.

d.Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMA yang menggunakan mekanisme luring, dilakukan dengan memprioritaskan jarak tempat tinggal calon peserta didik yang terdekat dengan Sekolah dalam zonasi yang ditetapkan


e. Untuk daya tampung terakhir dari sisa kuota jalur zonasi, jika terdapat calon peserta didik yang memiliki jarak tempat tinggal dengan Sekolah sama, maka dilakukan dengan memprioritaskan peserta didik yang memiliki nilai UN lebih tinggi.

4. Seleksi Masuk Kelas 10 SMA

a. Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMK tidak menggunakan jalur pendaftaran PPDB

b. Seleksi calon peserta didik baru kelas 10 (sepuluh) SMK dengan mempertimbangkan nilai UN.

c. Selain mempertimbangkan nilai UN proses seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan: a. hasil tes bakat dan minat sesuai dengan bidang keahlian yang dipilihnya dengan menggunakan kriteria yang ditetapkan Sekolah, dan institusi pasangan atau asosiasi profesi.

d. Hasil perlombaan dan/atau penghargaan di bidang akademik maupun non akademik sesuai dengan bakat minat pada tingkat internasional, tingkat nasional, tingkat provinsi, dan/atau tingkat kabupaten/kota.

e. Dalam hal hasil UN dan hasil seleksi sama, Sekolah memprioritaskan calon peserta didik yang berdomisili pada wilayah provinsi atau kabupaten/kota yang sama dengan SMK yang bersangkutan

F. Perpindahan Peserta Didik

Perpindahan peserta didik antar Sekolah dalam satu daerah kabupaten/kota, antarkabupaten/kota dalam satu daerah provinsi, atau antar provinsi dilaksanakan atas dasar persetujuan Kepala Sekolah asal dan kepala Sekolah yang dituju.

Dalam hal terdapat perpindahan peserta didik maka sekolah yang bersangkutan wajib memperbaharui Dapodik.

Perpindahan peserta didik wajib memenuhi ketentuan persyaratan PPDB dan/atau sistem zonasi yang diatur dalam Permendikbud Nomor 51 .


G. Pembiayaan 

Pelaksanaan PPDB pada Sekolah yang menerima bantuan operasional Sekolah tidak dipungut biaya.

1. Pendataan ulang  pada TK tidak dipungut biaya.

2. Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dilarang:

a. melakukan pungutan dan/atau sumbangan yang terkait dengan pelaksanaan PPDB maupun perpindahan peserta didik.

b. melakukan pungutan untuk membeli seragam atau buku tertentu yang dikaitkan dengan PPDB.

Baca Juga : Struktur Organisasi Sekolah Terbaru

H. Ketentuan Lain 

1. Peserta didik yang berasal dari keluarga tidak mampu pada SMA/SMK yang diselenggarakan oleh Pemerintah daerah dibebaskan dari biaya pendidikan.

2. Pemerintah daerah provinsi wajib mengalokasikan anggaran untuk membiayai peserta didik yang tidak mampu.

3. Apabila berdasarkan hasil seleksi PPDB, Sekolah memiliki jumlah calon peserta didik yang melebihi daya tampung, maka Sekolah wajib melaporkan kelebihan calon peserta didik tersebut kepada dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya.

4. Dinas pendidikan sesuai dengan kewenangannya wajib menyalurkan kelebihan calon peserta didik pada sekolah lain dalam zonasi yang sama (zonasi terdekat).

5. Dalam pelaksanaan PPDB, Sekolah yang diselenggarakan oleh Pemerintah Daerah dilarang:

a. Menambah jumlah rombongan belajar, jika rombongan belajar yang ada telah memenuhi atau melebihi ketentuan rombongan belajar dalam standar nasional pendidikan dan sekolah tidak memiliki lahan.

b. Menambah ruang kelas baru.

Diharapkan dengan adanya aturan PPDB tahun 2019/2020 semua pihak yang terlibat baik calon peserta didik baru, orang tua, guru dan pemerintah daerah dapat memahami aturan tersebut sehingga dalam pelaksanaannya dapat terselenggara dengan baik.

0 komentar:

Post a Comment