Home » » Bagaimana Guru Mempersiapkan Naik Pangkat ?

Bagaimana Guru Mempersiapkan Naik Pangkat ?


Dalam peraturan bersama Menteri pendidikan Nasional dan Kepala Badan kepegawaian Negara Nomor : 03/V/PB/2010, Nomor 14 Tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional guru dan angka kreditnya pada pasal 2 menyatakan : Guru wajib menyiapkan bahan penilaian angka kredit dan disampaikan kepada atasan lansung.

Pada pasal 6 dikatakan : untuk kelancaran penilaian dan penetapan angka kredit setiap guru wajib mencatat dan menginventarisasi semua kegiatan yang dilakukan, Hasil inventarisasi kegiatan dalam bentuk daftar usul penetapan angka kredit (DUPAK) wajib diusulkan paling sedikit satu kali dalam satu tahun.

Merujuk ke aturan tersebut maka yang membuat DUPAK guru tiap tahun adalah masing-masing guru dan hal ini menjadi kewajiban. Namun masih banyak guru yang belum mengetahui atau lupa akan kewajiban tersebut sehingga mereka banyak yang terlantar kenaikan pangkatnya.

Dibawah ini akan dijelaskan berkas atau dokumen yang harus dilengkapi guru sehingga memiliki dokumen yang cukup untuk pengusulan naik pangkat.

PENGUSULAN NAIK PANGKAT

A.      BERKAS USULAN
NO.
USULAN
BUKTI FISIK
1.
DUPAK (LAMPIRAN I)
Lampiran I yang terisi per tahun
2.
LAMPIRAN II
Lampiran II :  Surat pernyataa Melaksanakan tugas pembelajaran/bimbingan dan tugas tertentu

3.
LAMPIRAN III
Lampiran III : Surat PernyataanMelakukan Kegiatan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
4.
LAMPIRAN IV
Lampiran IV :Surat PernyataanMelakukan Kegiatan Penunjang Tugas Guru

Dupak beserta lampirannya harus di buat oleh guru setiap tahun, dan disimpan dengan baik setelah ditandatangani oleh kepala sekolah. Lampiran I, II , III dan IV ini sebaiknya dibuat seiring dengan tahun anggaran agar sesuai  dengan hasil  SKP yang dilaksanakan dan  dinilai di bulan Desember tahun berjalan.


B.      KELENGKAPAN DOKUMEN
NO.
DOKUMEN
BUKTI FISIK
1.
SK PANGKAT TERAKHIR
foto copy ...  lembar di legalisir
2.
PAK TERAKHIR
foto copy ...  lembar di legalisir
3.
KARPEG
foto copy ...  lembar di legalisir
4.
PPK (DP3)
foto copy ...  lembar di legalisir
5.
SK PENYESUAIAN JAFUNG
foto copy ...  lembar di legalisir
6.
SERTIFIKAT PENDIDIK
foto copy ...  lembar di legalisir


Dokumen-dokumen kepegawaian  di atas harus disimpan sebaik-baiknya, sehingga pada saat pengusulan naik pangkat guru tidak susah mencari ke sana kemari. Pada hal kalau di buat dalam map tersendiri dan disimpan akan sangat memudahkan  pada saat pengusulan naik pangkat.  Jumlah berapa rangkap yang dipersiapkan tergantung pemberitahuan dari dinas masing-masing.


C. BUKTI FISIK  PENDIDIKAN, PROSES PEMBELAJARAN, PKB DAN UNSUR PENUNJANG

NO.
UNSUR
BUKTI FISIK
1.
Pendidikan 
1.       Ijazah yang belum pernah dinilai (S1,S2)
2.       STTPL Prajabatan/Induksi (kalau ada)
2.
Proses Pembelajaran /Tugas Tambahan
1.       Hasil PK Guru lengkap
2.       SK pembagian tugas
3.       SK Wakil/Kep. Labour/Kep Pustaka
4.       SK tugas tambahan seperti walas,
TPK, ekstrakurikuler, Supervisor, Tim Pengembang Sekolah.  dll.
3.
Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan
1.       Laporan Pengembangan Diri lengkap dengan lampiran
2.       Laporan Publikasi Ilmiah
3.       Laporan Karya Inovatif
4.
Unsur Penunjang
1.       Keanggotaan PGRI
2.       Piagam guru berprestasi
3.       Satyalencana (10, 20, 30 tahun)
4.       SK tutor/pembimbing PL
5.       SK Mengawas UN
6.       SK mengawas UAS
7.       Ijazah tidak linier

Unsur  pendidikan dan proses pembelajaran /tugas tambahan pada saat di peroleh dari lembaga lain atau dari pihak sekolah segera  dibundel bersamaan dengan dokumen kelengkapan pada point B.

Sedangkan pengembangan keprofesian berkelanjutan (PKB) dibuat laporangnya menurut jenisnya per tahun. Laporan PKB  jenis pengembangan diri (PD) harus ditandatangani oleh koordinator PKB dan kepala sekolah. Laporan publikasi ilmiah tergantung jenisnya . umumnya ditandatangani yang bersangkutan dengan kepala sekolah,  dan surat keterangan dari kepala perpustakaan bahwa karya tersebut telah didokumentasikan, namun untuk jenis tulisan pada jurnal, artikel ada syarat-syarat tambahan untuk dapat dihitung angka kreditnya seperti tercantum dalam buku 4 Pengembangan keprofesian Berkelanjutan edisi 2016
.

Karya inovatif laporannya mengikuti yang tercantum dalam buku 4 PKB, sedangkan bukti fisik unsur penunjang yang diperoleh per tahun    dikumpulkan  untuk dihitung angka kreditnya bersamaan dengan pendidikan, proses pembelajaran, PKB dimasukkan dalam DUPAK.





0 komentar:

Post a Comment